Kritis Terhadap Berita Negatif

Sebuah berita berjalan di salah satu stasiun televisi swasta pagi tadi yang sempat membuat penulis kaget ialah berita bahwa tentara AS mendapatkan video

Tentang Penulis

Ujang lahir di Kubang Rasau (Kab. Lima Puluh Kota Sumatera Barat) pada tanggal 9 September 1980. Anak Pertama dari dua bersaudara.

Meninjau Ulang Pemikiran Keagamaan Kita

Secara umum, pemikiran keagamaan kebanyakan masyarakat (termasuk sebagian ulama) negeri kita cenderung bersifat fiqh. Hal ini dapat dilihat dari cara beragama mereka sehari-hari yang tidak lepas dari tradisi

Tampilkan postingan dengan label Parabek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parabek. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Desember 2010

INFORMASI PENDAFTARAN SANTRI BARU.



YAYASAN SYEKH IBRAHIM MUSA

PESANTREN SUMATERA THAWALIB

PARABEK BUKITTINGGI


Menerima Murid Baru

Tahun Pelajaran 2011/2012


Motto Madrasah :

التفقه في الدين


Kampus : Madrasah Sumatera Thawalib (MST) Parabek Bukittinggi Sumatera

Barat Telp. (0752) 31079

E-Mail : mst_parabek@yahoo.com

Website : http://www.thawalib-parabek.sch.id

Contact Person : 081363139190 – 08126766276 - 085263044529

I. Jalur Beasiswa :

A. Katagori Beasiswa

1. Rangking I, Matematika 9 Kelas VI/IX (selain MST Parabek) Semester I dan lulus tes tajwid : Gratis uang masuk (sebesar Rp. 6 juta)

2. Rangking II, Matematika 9 Kelas VI/IX (selain MST Parabek) Semester I dan lulus tes tajwid : Uang masuk Rp. 2 juta (dikurangi Rp. 4 juta)

3. Rangking III, Matematika 8 Kelas VI/IX (selain MST Parabek) Semester I dan lulus tes tajwid : Uang masuk Rp. 3 juta (dikurangi Rp. 3 juta)

4. Hafidz Al-Qur’an 2 juz dan lulus tes tahfidz : Gratis uang masuk (Rp. 6 juta)

5. Hafidz Al-Qur’an 1 juz dan lulus tes tahfidz : Uang masuk Rp. 2 juta (dikurangi Rp. 4 juta)

Dengan persyaratan sbb :

a. Mengisi formulir dan bebas uang pendaftaran : Rp 100.000,-

b. Potocopi rapor kelas VI semester I yang terlegalisir

c. Potocopi Ijazah SD/MI dan rapor kelas IX semester I yang terlegalisir (untuk calon santri MA)

d. Surat keterangan berprestasi dari Kepala Sekolah

e. Paspoto 3x4 berwarna 3 lembar

f. Lulus tes tajwid dan baca Al-Qur’an

B. Waktu Pendaftaran dan Seleksi

1. Gelombang I :

a. Pendaftaran : Mulai sekarang s/d 12 Maret 2011

b. Cek berkas, wawancara serta seleksi tanggal 13 Maret 2011

c. Pendaftaran ulang : 14 Maret 2011

2. Gelombang II :

a. Pendaftaran : 15 Maret s/d 02 Juli 2011

b. Cek berkas, wawancara & seleksi : 03 Juli 2011

c. Pendaftaran ulang : 04 s/d 06 Juli 2010

II. Jalur Umum

A. Syarat pendaftaran :

1. Tamatan/telah duduk dikelas VI/IX (SD/MI/SMP/Mts/Pesantren)

2. Fotocopi ijazah/rapor kelas VI/IX semester I yang terlegalisir

3. Mengisi formulir dan membayar uang pendaftaran Rp. 100.000,-

4. Pasfoto 3x4 berwarna 3 lembar


B. Waktu Pendaftaran dan Seleksi

1. Gelombang I :

a. Pendaftaran : Mulai sekarang s/d 12 Maret 2011

b. Ceck berkas dan seleksi tanggal 13 Maret 2011

c. Pendaftaran ulang : 14 Maret 2011

2. Gelombang II :

a. Pendaftaran : 15 Maret s/d 02 Juli 2011

b. Cek berkas, wawancara & seleksi : 03 Juli 2011

c. Pendaftaran ulang : 04 s/d 06 Juli 2010


Tempat Pendaftaran : Kampus Madrasah Sumatera Thawalib Parabek Ladang Laweh Kecamatan Banuhampu Agam Sumatera Barat - Indonesia

Minggu, 17 Oktober 2010

PEMILU Ketua Umum IPST Parabek

Hari Senin tanggal 11 Oktober 2010 lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ikatan Pelajar Sumatera Thawalib Parabek mengadakan acara Pemilihan Ketua Umum IPST periode 2010/2011. Pemilihan ini dilaksanakan dalam bentuk pemilihan langsung oleh seluruh santri Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi. Kemeriahan acara ini terlihat dari antusiasnya santri mengikuti beberapa rangkaian acara PEMILU tersebut.

Setelah memberi kesempatan kepada seluruh kelas untuk mengajukan calon ketua umum, akhirnya anggota KPU menerima dan menetapkan empat orang calon yang akan maju memperebutkan kursi no.1 di kalangan santri Pesantren Sumatera Thawalib Parabek. Mereka adalah Andiki Fadhilah, Farisan Premana Muslim, Aria Purnanda dan Alhafiz Ibnu Qayyim. Selanjutnya selama dua hari (Rabu-Kamis/6-7 Oktober masing-masing kandidat melakukan sosialisasi diri dan progran kerja di hadapan santri.

Pada hari Minggu, 10 Oktober 2010 dilakukan debat antar calon yang diikuti ratusan santri Sumatera Thawalib Parabek. Akhirnya pada hari Senin, 11 Oktober 2010 diadakan acara inti (hari pemungutan suara) yang dilaksanakan di halaman Madrasah. Akhirnya sekitar jam 16.00 WIB setelah dilakukan penghitungan suara, maka diketahuilah peraih suara terbanyak dalam pemilihan tersebut yang diraih oleh Alhafiz Ibnu Qayyim.

Proses pemilihan berjalan dengan lancar. Meskipun pada awalnya muncul gugatan dari beberapa pendukung beberapa calon, namun setelah anggota KPU mengadakan dialog dengan para pendukung yang memberikan gugatan, akhirnya hasil PEMILU Ketua Umum IPST 2010/2011 dapat diterima seluruh santri. Semoga Ikatan Pelajar Sumatera Thawalib Parabek semakin maju ke depan. Kita berharap, agar pelaksanaan demokrasi damai seperti yang telah dicontohkan santri Pesantren Sumatera Thawalib Parabek ini bisa kita wujudkan dalam setiap pemilihan apa pemimpin di negeri ini. (UJ)

Selasa, 05 Oktober 2010

Thawalib Parabek Memasuki abad ke-2


Oleh. Ujang, S.Th.I

Hari Sabtu, tanggal 18 September 2010 lalu merupakan momen yang sangat penting bagi Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi. Pada hari tersebut dilaksanakan resepsi acara Milad 1 Abad. Hal ini menunjukan bahwa Madrasah yang didirikan oleh al-Marhum Syekh Ibrahim Musa ini telah mencapai usia 100 tahun.

Acara yang dihadiri oleh Bapak Irwan Prayitno (Gubernur Sumatera Barat), Staf ahli dan Staf Khusus Menteri Agama (sebagai yang mewakili Menteri Agama RI), Pjs. Bupati Agam, Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi, Bapak Taufik Ismail (Budayawan), dan masih banyak lagi tamu yang lain dan tidak mungkin penulis sebutkan satu persatu. Demikian juga dengan para alumni yang dating lebih dari seribu orang. Sehingga, kursi yang disediakan panitia tidak mampu menampung jumlah tersebut semua.

Sebelum dilaksanakannya acara resepsi Milad 1 Abad ini, telah dilaksanakan beberapa rangkaian acara dalam rangka peringatan 1 Abad. Antara lain : 1. Pekan Olah Raga (POS) Pelajar se-Sumatera tanggal 1-7 Agustus 2010, yang diikuti banyak peserta dari berbagai daerah mulai tingkat TK, SD, SLTP dan SLTA, 2. Seminar Nasional Pendidikan Islam Progresif tanggal 7 Agustus 2010, dengan nara sumber Bapak Prof. Dr. Azyumardi Azra, M.A. (Direktur Pascasarjana UIN Jakarta, Bapak Prof. Dr. Imam Suprayogo (Rektor UIN Malang), Prof. Dr. Taufik Abdullah (Sejarawan) dan Buya Deswandi (Pimpinan Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek), 3. Seminar Internasional Pesantren : Kekuatan Ekonomi Bangsa tanggal 16 September 2010, dengan Nara sumber Bapak Prof. Dr. Amiur Nuruddin, M.A (Dewan Pakar PP Masyarakat Ekonomi Syari’ah), Bapak Dr. Romeo Rissal Panji Alam (Pimpinan Bank Indonesia Padang) dan Bapak Rifa’i Batu Bara (Mufti Malaysia), 4. Musyawarah Besar Alumni tanggal 17 September 2010 dan 5. Acara resepsi Milad 1 Abad tanggal 18 September 2010.

Dengan berakhirnya rangkaian acara tersebut, terdapat suatu PR besar bagi kita, terutama yang terkait erat dengan pengelola dan tenaga pengajar di Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi ini bahwa kita sekarang telah memasuki abad ke-2. Jika pada abad pertama Parabek telah mampu melahirkan tokoh seperti Buya Hamka, Adam Malik, dan sederet nama yang pernah mengukir sejarah di negeri ini, lalu bagaimana dengan abad ke-2 ini?

Jika pada abad pertama belajar masih menggunakan gedung seadanya, dan sekarang dengan gedung berlantai tiga, dulunya belajar dengan media seadanya dan sekarang sudah dilengkapi dengan perpustakaan yang sangat lengkap, ada juga pustaka digital, computer, internet yang dilengkapi jaringan HOTSPOT, tentu kita mesti meraih hasil yang lebih baiki lagi ke depan.

Melihat gambaran hasil sekarang, kita masih optimis harapan itu bias dicapai. Lihat saja dari lulusannya hampir tiap tahun sekarang ini rata-rata ada 3 orang yang selalu berhasil memperoleh beasiswa full pendidikan S 1 di beberapa perguruan tinggi favorit di negeri ini seperti UIN Yogyakarta dan Jakarta, bahkan ada yang menerima beasiswa di Fakultas kedokteran. Ada alumni yang berhasil melanjutkan perkuliah ke UGM, UI dan sebagainya. Dan yang jelas, tiap tahun selalu terdapat lulusan yang melanjutkan pendidikannya ke Universitas Al-Azhar Mesir. Semoga kesuksesan demi kesuksesan terus kita raih demi kejayaan Umat di masa mendatang. Amin....

Senin, 26 April 2010

PERPISAHAN SANTRI SATU ABAD


“……Entah berapa juta tetesan air susu bunda kami hisab, entah berapa keringat ayah menetes ke bumi untuk bekerja menafkahi pendidikan kami, sajadah dan pipi ayah bunda yang dibasahi air mata ketika mendoakan kami, namun belum banyak yang bisa kami balas. Demikian juga kepada kepada guru-guru kami, ustadz-ustadzh, dari kanak-kanak sampai sekarang kami telah remaja. Guru-guru kami yang telah mendidik kami selama enam tahun. Tidak jarang kami membalas kebaikan mereka dengan melawan. Alangkah besarnya jasa yang telah mereka berikan. Mereka yang telah mendidik kita, mencurahkan ilmu, hingga kita bisa tamat seperti sekarang……. Buat teman-teman dan adik-adik kami, SELAMAT TINGGAL semua. Jangan lupa doakan kami meraih kesuksesan nanti”.

Demikian antara lain pidato Amelia Rahmi santri kelas VI yang disampaikan dengan sangat sedih dan penuh keharuan yang mengguncang hati dan perasaan para undangan yang hadir dalam acara perpisahan santri kelas VI Madrasah Sumatera Thawalib Parabek Kabupaten Agam yang dilaksanakan di aula Madrasah pada tanggal 25 April 2010.

Ratusan undangan terlihat memadati aula madrasah saat berlangsung acara perpisahan santri satu abad di Pesantren Sumatera Thawalib Parabek. Tampak hadir dalam acara tersebut Bapak Drs. Irsyad dari kantor Kementrian Agama kab. Agam yang sekaligus mewakili Kakanwil Kementrian Agama Sumatera Barat, wali nagari Ladang laweh, Syekh Hamdi Sulaiman (guru bantuan dari niversitas al-Azhar Mesir), Beberapa pengurus yayasan Syekh Ibrahim Musa, pimpinan pondok, pimpinan Madrasah, majelis guru dan karyawan-karyawati Madrasah Sumatera Thawalib Parabek, bahkan Ibuk Ir. Susi Zahrawati Moeis, MT. (Ketua yayasan bidang pendidikan) sengaja datang dari Jakarta untuk mengikuti khidmatnya acara tersebut.

Acara itu juga dihadiri ketua Alumni Sumatera Thawalib Parabek Bapak Drs. Asra Faber (yang juga merupakan Kepala kantor Kementrian Agama Kota Padang Panjang). Demikian juga dengan orang tua santri yang datang dari berbagai daerah Baik dari Sumatera Barat maupun luar Sumatera Barat, seperti Jambi, Muaro Bungo, Pekan Baru dan daerah lainnya.

Perpisahan kali ini dinamakan dengan “Perpisahan Santri Satu Abad”, karena memang tahun ini Madrasah Sumatera Thawalib Parabek akan memasuki usia satu abad. Bahkan persiapan untuk acara se-abad Sumatera Thawalib Parabekpun sudah mulai dipersiapkan. Ini terlihat dari beberapa kali pertemuan alumni. Malah, seminggu yang lalu, beberapa alumni kembali mengadakan pertemuan dalam rangka persiapan acara tersebut.

Menurut wakil pimpinan pondok, buya Deswandi, santriwan dan santriwati yang tamat tahun ini sudah bisa dikatakan sukses. Sebab, tolak ukur keberhasilannya bukan hanya Ujian Nasional, namun keberhasilan tersebut sudah bisa dilihat dari beberapa hal, antara lain :
Pertama, mereka telah mampu menulis karya ilmiah berupa paper dan mampu mempertahankannya di hadapan tim penguji dalam sidang munaqasyah
Kedua, mereka telah mampu menjadi imam, khatib, mengajar di SD, MDA dan SMP, yang telah mereka lakukan selama acara Khidmatul Ummah (seperti KKN di perguruan tinggi).
Ketiga, mereka juga sudah pernah menjadi guru kader selama satu tahun. Sebab, selama kelas VI, satu kali seminggu mereka sudah mulai diterjunkan mengajar di kelas I sampai kelas V.

Oleh sebab itu, besar harapan kita semoga santriwan dan santriwati yang tamat tahun ini akan semakin meraih kesuksesan nantinya. Kesuksesan tersebut tentunya tidak hanya diukur dari aspek akademik saja. Namun, juga dibuktikan dengan sikap istiqamah mereka dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Islam yang sudah mereka dalami selama ini. Kita tentu sangat kecewa, ketika sudah melebur kembali dengan masyarakat, mereka kembali melupakan budaya-budaya pesantren yang selama ini mereka pegang, dengan tetap berpakain secara Islami, berakhlaqul karimah dan selalu taat menjalankan ibadah. Sukses buat PERPISAHAN SANTRI SATU ABAD. Amin.

Rabu, 13 Januari 2010

PARABEK DATANGKAN TRAINER DARI PT. HIDUP BERKAH JAKARTA

Pada hari Jum’at-Minggu, tanggal 8-10 Januari 2010, Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Kabupaten Agam Sumatera Barat mengangkatkan acara training motivasi dalam bentuk dua kegiatan. Pertama, training “Create your own future” untuk para utusan OSIS SLTA/SLTP kota Bukittinggi dan Agam bagian Timur. Kedua, training “How to be a global teacher” yang dikhususkan bagi para guru (pendidik) SD/MDA dan guru serta karyawan Pesantren Sumatera Thawalib Sendiri.

Jumat dan Sabtu dikhususnya bagi para pelajar saja yang terdiri dari 150 peserta. Dalam acara ini, para pelajar disuguhkan materi-materi yang menggugah pikiran mereka untuk bias menjadi pelajar yang benar-benar siap mewujudkan masa depan mereka yang jauh lebih cemerlang. Tentunya, hal itu tidak lepas dari apa yang telah mereka lakukan sekarang. Demikian antusiasnya para pelajar mengikuti acara tersebut, sehingga meskipun pulangnya sudah sangat sore, tetapi tidak membuat mereka ingin lekas meninggalkan acara.

Sedangkan hari Minggu, training “How to be a global teacher” diikuti oleh para pendidik yang jumlahnya juga hampir sama dengan tingkat pelajar. Dalam materinya antara lain, trainer lebih banyak membawa peserta untuk bisa mengubah situasi yang ada pada diri mereka termasuk keadaan mereka sekarang. Karena sebetulnya tidak ada yang dapat merubah kondisi seseorang selain dirinya sendiri. Sebab, nasib manusia itu ada dua, yaitu yang berada dalam control manusia dan yang berada di luar control. Sedangkan yang berada di luar kontrol manusia hanyalah kejadian-kejadian yang wajib diimani baik/buruknya yang datang dari pencipta seperti : Lahir & meninggal, manusia tidak bias terbang, kecelakaan pesawat, gunung meletus, tabrakan kereta, dan lain-lain.

Apalagi bagi seorang guru yang nanti akan mentransfer pengetahuan dan sikapnya kepada peserta didik. Karena kualitas guru (Quality of mentor/teacher) sangat besat pengaruhnya terhadap kualitas kehidupan seseorang. Kualitas guru ini bias datangnya dari pribadi, bacaan maupun teman.

Acara ini sangat besar artinya, terutama dalam membentuk para guru yang benar-benar memiliki integritas moral dan semangat yang tinggi untuk mewujudkan generasi-generasi terbaik. Hal itu tentunya harus dimulai dari kepribadian dan semangat guru itu sendiri yang di antaranya hendaknya ia selalu memiliki sifat dan prilaku posotif. Seorang guru harus menjadi guru yang teladan, bukan guru yang telad—an. ???

Rabu, 23 Desember 2009

Halaqah Nasional Pimpinan Pesantren se-Sumatera di Parabek

Pada hari Selasa, 22 Desember 2009, Drs. H. Darwas (KAKANWIL DEPAG Sumatera Barat) secara resmi membuka acara HALAQAH NASIONAL PIMPINAN PONDOK PESANTREN SE-SUMATERA di Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi. Acara ini dihadiri oleh peserta terdiri dari 70 orang Pimpinan Pondok Pesantren se-Sumatera. Acara ini akan berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 22-24 Desember 2009.

Halaqah yang bertema "Membangkit Ekonomi Pesantren" ini menghadirkan pemateri dari Jakarta seperti Bapak H. Chairul Fuad Yusuf, SS. MA (Direktur Pendidikan Diniyah & Pontren Depag RI), Prof. Dr. Abdul Aziz Darwis, MM (Guru besar IPB Bogor dan Pembina PP Darul Falah Bogor), Ir. Yultekhnil, MM (Ketua DPRD Sumbar), Buya Mas'oed Abidin (Penasehat MUI Sumbar) dan Buya Deswandi (Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek).

Dalam sambutannya, KAKANWIL DEPAG Sumbar, Drs. Darwas memberikan harapan tinggi terhadap acara tersebut. Karena, melalui acara inilah pesantren yang ada di Sumbar yg berjumlah lebih 200 pesantren dapat maju bersama. Hal ini tentunya sangat penting, mengingat pesantrenlah yang menjadi harapan pendidikan agama ke depan.

Dalam acara tersebut, para peserta banyak mendiskusikan problem dan prospek pesantren ke depan, terutama menyangkut kemandirian ekonomi pesantren ke depan. Bahkan, para peserta yang lebih banyak adalah pimpinan tersebut saling berbagi pengalaman tentang cara-cara pengembangan ekonomi pesantren serta sumber sumber dana yang bisa diupayakan. SEMOGA ACARA INI MAMPU MENGHASIL KESEPAKATAN DAN LANGKAH NYATA UNTUK KEMAJUAN PENDIDIKAN AGAMA TERUTAMA PESANTREN DI MASA MENDATANG. Amiin...!

Senin, 07 Desember 2009

Santri Parabek Mengikuti Ujian Semester I

Pada hari ini Senin, 7 Desember 2009, santri Madrasah Sumatera Thawalib Parabek Bukittingi mengikuti ujian semester I TP 2009/2010. Pada hari yang sama, pesantren juga menerima tamu rombongan studi banding dari salah satu pesantren di Muaro Bungo Jambi.

Para santri telah menyiapkan diri untuk mengikuti ujian dengan serius. Karena tak ada kesempatan bagi untuk mencontek jawaban temannya. Sebab, dalam ujian santri duduk dengan teman dari kelas berbeda. Sehingga, hasil yang dicapai diharapkan benar-benar murni hasil pikiran mereka sendiri.

Ujian dengan pola seperti ini sangat baik diteladani oleh sekolah dan lembaga lainnya, terlebih dalan UN. Sebab, saat ini kepercayaan perguruan tinggi terhadap hasil sudah sangat rendah sekali. Terutama, karena memang ada sebagian sekolah dan instansi yang sengaja merekayasa bentuk ujian demi meraih prestasi yang tinggi. SEMOGA PARA SANTRI PARABEK YANG IKUT UJIAN BISA SUKSES DENGAN HASIL PIKIRAN SENDIRI...Amiin...!

Minggu, 25 Oktober 2009

Visi dan Misi Sumatera Thawalib Parabek

VISI

"Menjadi Pusat Pendidikan Islam Unggulan Yang Membangun Generasi Khairu Ummah"

MISI
  1. Menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas
  2. Menciptakan kader ulama, umara’, aghniya’ intelektual
  3. Melaksanakan dan Mengemban da’wah Islam
  4. Menjunjung tinggi nilai-nilai moral, spritual, menuju kesejahteraan dan keselamatan dunia serta akhirat

Our Core Value (Budaya Kami) klik di sini

Informasi lebih lengkap tentang Sumatera Thawalib Parabek klik di sini




OUR CORE VALUES (BUDAYA KAMI)

Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi
Sumatera Barat

THAWALIB

1. TAQWA (keseimbangan nilai)
  • Kami menjalani kehidupan di dunia ini semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. Senatiasa berusaha keras untuk melaksanakn perintah-perintah-Nya dan meninggalkan larangan-larangan-Nya.
  • Kami melakukan sesuatu dengan niat ikhlas karena Allah.

2. HIMMAH (keinginan kuat)

  • Bekerja dan melayani dengan baik tidak cukup bagi kami. Kami bekerja dengan predikat yang luar biasa melebihi prestasi tertinggi rata-rata.
  • Kami menyadari bahwa untuk mencapai keberhasilan, kami harus bekerja cerdas dan senantia bekerja sama dengan baik

3. AHLUL ILMI WALIBADAH (berilmu dan beramal)

  • Kami senantiasa meluangkan waktu untuk menambah pengetahuan dan keterampilan agar kami berkembang sehingga mampu mentransfer ilmu dengan baik kepada siswa siswi kami, memberi solusi yang tepat pada organisasi dan lingkungan sekitar.
  • Kami adalah pribadi atau kelompok yang selalu berusaha mengamalkan yang kami ketahui sehingga menjadi teladan bagi siswa siswi kami dan lingkungan sekitar.

4. WARA’ (integritas)

  • Kami memberikan komitmen dan partisipasi 100% untuk melaksanakan amanah, bertanggung jawab, tepat waktu dan tepat janji, pada kondisi apapun, dimanapun, bagaimanapun dan kapanpun untuk meraih impian-impian kami.

5. AMANAH (dipercaya)

  • Kami adalah pribadi, organisasi dan kelompok yang dapat dipercaya. Terdiri dari orang-orang yang amanah, bertanggung jawab dan saling percaya satu sama lain. Kami menjunjung tinggi dan menjaga kepercayaan yang diberikan kepada kami.

6. LEIN ( lemah lembut)

  • Kami percaya mendidik dengan sikap-sikap lemah lembut akan melahirkan pribadi-pribadi yang santun
  • Masing-masing dari kami akan bersikap lemah lembut dan menghargai hasil usaha dan kontribusi pihak lain.

7. ISTIQAMAH (teguh pendirian)


  • Kami sangat yakin bahwa Allah selalu bersama kami dalam rangka mewujudkan impian-impian kami.
  • Kami adalah pribadi yang senantiasa teguh pendirian, berkelimpahan dan selalu bersyukur. Hanya dengan bersyukur kami mampu mengerahkan potensi untuk memberikan kontribusi terbaik kami.

8. BIRRUN ( berbuat baik )
  • Kami sangat peduli untuk berbuat baik pada diri sendiri dan orang lain, dengan penuh empati dan kasih sayang.
  • Kami menghargai orang lain sebagaimana kami menghargai diri kami sendiri, menerima keberagaman dengan prinsip Islam rahmatan lil’alamiin.

Jumat, 02 Oktober 2009

SILATURRAHMI AKBAR ALUMNI SUMATERA THAWALIB PARABEK

Oleh. Ujang, S.ThI

Pada hari sabtu tanggal 26 September 2009, di Pesantren Sumatera Thawalib Parabek diadakan acara Silalaturrahmi Akbar Alumni. Acara ini dibuka oleh Bapak Gubernur Sumatera Barat H. Gamawan Fauzi. Hadir dalam acara tersebut hadir sekitar seribu alumni dari berbagai daerah.


Acara ini terlihat sangat meriah. Sebab, para alumni yang sudah meninggalkan Madrasah ini selama beberapa tahun, bahkan ada yang sudah sampai puluhan tahun. Lantas, mereka bertemu kembali dengan teman-teman yang sama sekolah dulu. Tentu saja momen tersebut sangat memberikan kesan berarti.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Agam Ardinal Hasan mengajak para alumni untuk sama-sama memberikan perhatian serius kembali terhadap pesantren Sumatera Thawalib Parabek. Sebab, pesantren ini merupakan asset umat yang sangat besar potensinya untuk dikembangkan.


Lain halnya dengan Gubernur Sumatera Barat, H. Gamawan Fauzi. Dalam sambutannya beliau juga mengajak agar lembaga seperti pesantren ini tidak lagi sekedar mambangkik batang tarandam, tapi benar-benar harus bangkit. Apalagi Sumatera Thawalib Parabek yang sudah menamatkan banyak alumni yang sudah berkiprah di tingkat nasional maupun internasional seperti Bapak Adam Malik (Mantan Wakil Presiden RI). Propinsi Sumatera Barat sendiri juga telah melakukan beberapa langkah untuk memajukan nilai-nilai agama dalam masyarakatnya. Salah satunya dengan didirikan asrama mahasiswa Sumatera Barat di Universitas Al-Azhar Cairo Mesir, serta pemberian beasiswa bagi mahasiswa asal Sumatera Barat untuk kuliah di Al-Azhar. Demikian lanjut H. Gamawan Fauzi saat membuka acara tersebut.


Dalam acara tersebut, Gubernur Sumatera Barat H. Gamawan Fauzi memberikan bantuan senilai 15 juta rupiah ditambah zakat beliau sebanyak 5 juta rupiah. Beliau meminta agar dana tersebuit diperuntukkan bagi peningkatan kesejahteraan Majelis guru dan pengelola pesantren. Sedangkan Wakil Bupati Agam Ardinal Hasan juga menjanjikan akan adanya bantuan sapi sebanyak 10 ekor untuk peningkatan ekonomi sekolah.

Bertindak sebagai ketua Panitia dalam acara tersebut Drs. Asra Faber (selaku alumni dan Kakandepag Padang Panjang). Acara ini sengaja dirintis para alumni untuk menghimpun kekuatan alumni dalam pengembangan madrasah ke depan terutama sekali menyangkut ekonomi Madrasah, sehingga diharapkan nanti bisa mandiri dalam pendanaan (target jangka panjang). Selain itu, acara ini juga ditujukan sebagai persiapan peringatan satu abad Pesantren Sumatera Thawalib Parabek yang akan diangkatkan pada tahun 2010 nanti. Yang menurut rencana, juga akan menghadirkan Bapak Presiden nanti Insya Allah. Semoga acara silaturrahmi ini benar-benar bisa mempererat ukhuwah islamiyyah sesama kita demi kejayaan Islam dan kaum muslimin ke depan. Amin…..!

Rabu, 10 Juni 2009

PERPISAHAN KELAS VI PESANTREN SUMATERA THAWALIB PARABEK

Pada tanggal 24 Mei 2009 lalu, di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek terlihat kemeriahan yang sangat mengharukan. Sebab, pada hari itu sedang diadakan acara Perpisahan santri kelas VI (kelas III Aliyah). Acara ini terlihat sangat meriah, karena dihadiri oleh beberapa orang tamu istimewa seperti Pak Darwas (Kakanwil Depag Sumatera Barat), Bapak Yetrizal Khatib (Kakandepag Agam), para wali santri kelas VI, pemuka masyarakat dan sebagainya. Tahun ini, Madrasah Sumatera Thawalib Parabek melepas 31 orang santri

Bagi santri yang dilepas, peristiwa ini merupakan momentum sangat berharga. Karena, setelah tamat berarti mereka akan memasuki dunia baru, yakni dunia kampus. Statusnya yang semula sebagai santri (pelajar) akan berubah menjadi mahasiswa. Sehingga, tentunya kedewasaan merekapun akan jauh meningkat.


Berdasarkan informasi dari para santri yang tamat, ternyata sebagian alumni tahun ini ada yang akan melanjutkan perkuliahan ke Universitas Al-Azhar Mesir, UIN Jakarta, IAIN Imam Bonjol Padang, STAIN Bukittinggi dan berbagai perguruan tinggi lainnya. Bahkan beberapa santri saat ini sedang mengikuti bimbel untuk mengikuti SPMB untuk bisa diterima di beberapa perguruan tinggi favorit lainnya.


Berita yang sangat menggembirakan lagi adalah ternyata 3 orang santri tahun ini lulus ujian tes Beasiswa Penuh pendidikan S.1 dari Depag RI. Mereka adalah Faizah, Nikmah Rasyid Ridha, dan Imroati Karmillah. Ketiganya mendapatkan beasiswa penuh untuk melanjutkan studinya di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Enak ya, kuliah dibiayai pemerintah…………..! Buat yang lainnya yang ingin sukses seperti mereka, silahkan rajin belajar dari sekarang.


Semoga, santri yang lulus tahun ini mendapat kesuksesan yang lebih baik lagi di tempat perkuliahannya. Sedang bagi santri yang ditinggalkan semoga acara ini memotivasi semua untuk bisa lebih giat lagi belajar sehingga bisa mendapat beasiswa sepertia ketiga alumni tersebut. Amin.