Sebuah berita berjalan di salah satu stasiun televisi swasta pagi tadi yang sempat membuat penulis kaget ialah berita bahwa tentara AS mendapatkan video
Secara umum, pemikiran keagamaan kebanyakan masyarakat (termasuk sebagian ulama) negeri kita cenderung bersifat fiqh. Hal ini dapat dilihat dari cara beragama mereka sehari-hari yang tidak lepas dari tradisi
Senin – Rabu / 24 Sept – 3 Okt 2012 merupakan hari yang
penuh kesibukan tersendiri bagiku. Kenapa tidak? Bayangkan saja, sejak selesai
kuliah 9 tahun lalu kita mulai meninggalkan kota Padang dan menetap di
Bukittinggi, daerah yang sejuk, dengan cuaca yang relatif lebih dingin. Lalu
menetap lagi di Padang selama 10 hari dengan cuaca yang jauh lebih panas
dibanding beberapa tahun lalu. Maklum saja, sudah terlalu lama beradaptasi
dengan udara Bukittinggi.
Iya, pada sepuluh hari itu, saya mengikuti PLPG Sertifikasi
Guru angkatan ke-12 tahun 2012 yang dilaksanakan oleh LPTK Fakultas Tarbiyah
IAIN Imam Bonjol Padang bertempat di Wisma Bunda, Jalan Khatib Sulaiman Padang.
Selama acara berlangsung, para peserta yang berjumlah 125 orang dan dibagi ke
dalam 4 rombongan belajar (Al-Qur’an Hadits, Aqidah Akhlak, Bahasa Arab dan
Fiqih) menerima materi-materi tentang pembelajaran. Dimulai dari paradigma guru
profesional, workshop pembuatan media pembelajaran (Silabus, RPP, Bahan ajar,
LKS, rubrik penilaian) dan lainnya.
Yang lebih spektakuler lagi ialah peer teaching, yakni
masing-masing peserta akan menampilkan cara mengajar dan dilengkapi dengan
Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan media pembelajaran yang lengkap.
Tentu saja, untuk mempersiapkan hal itu, hampir semua peserta selama 2 malam
tidak tidur, karena menyelesaikan bahan-bahan yang akan dipakai untuk peerb
teaching tersebut. Tentu setiap peserta ingin menampilkan yang terbaik, karena
ada penilaian dari para instruktur.
Di akhir kegiatan, tepatnya tanggal 3 Oktober 2012, semua
peserta akan mengikuti ujian akhir yang sangat menentukan lulus atau tidaknya
mereka sebagai tenaga professional dan layak mendapat sertifikat guru. Semoga
kegiatan ini mendapat ridha Allah swt dan semua peserta mendapatkan kesuksesan
yang diharapkan. Amin.
Internet saat ini bukan lagi sesuatu yang asing dalam pandangan banyak orang. Bahkan, sebaliknya internet sudah menarik perhatian serius berbagai jenis lapisan masyarakat, terlebih setelah hadirnya berbagai situs jejaring sosial seperti facebook, twitter, dan sebagainya. Sehingga, warnet yang dulunya hanya ada di pusat perkotaan, sekarang sudah menjamur sampai ke pedesaan, terutama lagi dengan berbagai kemudahan yang diberikan kepada pengelola warnet oleh provider seperti Telkomspeedy.
Sebagai salah satu media informasi, internet dimanfaatkan untuk memberikan berbagai jenis informasi yang dibutuhkan banyak orang, misalnya surat kabar, kantorberita online, instansi pemerintahan, toko online. Bahkan, ada juga yang menggunakannya untuk hal-hal yang tidak benar, seperti tempat menyediakan gambar-gambar, film-filme maupun cerita-cerita porno, yang tentu saja dapat merusak generasi mendatang.
Ternyata, internet tidak hanya mengundang perhatian masyarakat umum saja, tetapi juga menarik perhatian serius kalangan pengusaha telekomunikasi. Sehingga, tahun 2011 ini boleh dikatakan sebagai tahun dimulainya perang tarifinternet. Sehingga, bermunculanlah tarif-tarif murah bagi pengguna alat telekomunikasi dalam melakukan akses data internet. Hal ini tentu saja sangat membantu dalam memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, karena sering sekali tarif yang ditawarkan sangat terjangkau dengan daya beli masyarakat kita.
Namun demikian, ternyata perang tarif antar sesama provider ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi konsumen, namun tidak jarang mendatang kekecewaan bagi sebagian pengguna. Karena, sebagian tarif murah yang diberikan justeru semakin memperlambat akses data yang dilakukan.
Akhirnya, bagi sebagian pengakses internet yang menyukai kecepatan akses data banyak yang kembali menggunakan telkomspeedy yang mampu berikan akses data cepat dan memuaskan pemakai. Bahkan, warnet-warnet saja umumnya menggunakan telkomspeedy. Karena layanan ini mampu memenuhi keinginan dan kepuasan pelanggan. Maka resolusi yang tepat bagi telkomspeedy untuk tetap menjadi sang juara pada tahun 2012 nanti ialah tetap mempertahankan dan meningkatkan kecepatan akses data yang sekarang sudah diraih.
Ditulis oleh Ujang, S.ThI (Pengajar Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi)
Assalamu 'alaikum wr. wb. Sobat pengunjung www.ujang.web.id yang berbahagia, mulai bulan Oktober tahun 2011 ini, saya lebih sering menulis dan aktif di www.toko-website.com. Oleh sebab itu itu silahkan kunjungi :
Fasting during Ramadhan is one the five pillars of Islam. This is because the prophet (peace be upon him) said : Islam is upheld by five pillars : first, to bear witness that there is no other God but Allah and that Muhammad is his messenger. The second is to pray regularly. Third, to pay zakat to the poor. Fourth, to fast during the Month of Ramadhan. Fifth, to visit the house of god in mecca once in a lifetime, for those who are able to make the journey.
Fasting can be defined as abstaining from eating, drinking, smoking, and having sexual intercourse from dawn to sunset. Fasting for the month of Ramadhan was prescribed during the second year of the Hijra. Fasting was an ancient form of worship prescribed by God from the beginning of time. The aim of ordering people to fastis that they should learn how to be patient, to have good morals, to purify their hearts, to ennoble their character and to be gentle in dealing with people. One should feel the sufferings of hunger and thirst in order to be quick to help those who are suffering when seeing them. One must always learn to feel the fear of God and his mercy. Fasting in Islam has been prescribed by the Qur’an and the sayings of the prophet. The Qur’an says :
“O, you who believe, fasting is prescribed to you as it was prescribed ti those before you, that you may learn self-restraint.” (Qur’an 2:183)
The reward of the accepted fasting is paradise. God the Almighty gives great reward for fasting as much or more that we can realize. This is because fasting is secret between man and his god. Therefore, it is the only aspect of worship that has been attributed to god. (From Djamaluddin Darwis, English for Islamic Studies, h. 135-136)
Hari Senin tanggal 11 Oktober 2010 lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ikatan Pelajar Sumatera Thawalib Parabek mengadakan acara Pemilihan Ketua Umum IPST periode 2010/2011. Pemilihan ini dilaksanakan dalam bentuk pemilihan langsung oleh seluruh santri Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi. Kemeriahan acara ini terlihat dari antusiasnya santri mengikuti beberapa rangkaian acara PEMILU tersebut.
Setelah memberi kesempatan kepada seluruh kelas untuk mengajukan calon ketua umum, akhirnya anggota KPU menerima dan menetapkan empat orang calon yang akan maju memperebutkan kursi no.1 di kalangan santri Pesantren Sumatera Thawalib Parabek. Mereka adalah Andiki Fadhilah, Farisan Premana Muslim, Aria Purnanda dan Alhafiz Ibnu Qayyim. Selanjutnya selama dua hari (Rabu-Kamis/6-7 Oktober masing-masing kandidat melakukan sosialisasi diri dan progran kerja di hadapan santri.
Pada hari Minggu, 10 Oktober 2010 dilakukan debat antar calon yang diikuti ratusan santri Sumatera Thawalib Parabek. Akhirnya pada hari Senin, 11 Oktober 2010 diadakan acara inti (hari pemungutan suara) yang dilaksanakan di halaman Madrasah. Akhirnya sekitar jam 16.00 WIB setelah dilakukan penghitungan suara, maka diketahuilah peraih suara terbanyak dalam pemilihan tersebut yang diraih oleh Alhafiz Ibnu Qayyim.
Proses pemilihan berjalan dengan lancar. Meskipun pada awalnya muncul gugatan dari beberapa pendukung beberapa calon, namun setelah anggota KPU mengadakan dialog dengan para pendukung yang memberikan gugatan, akhirnya hasil PEMILU Ketua Umum IPST 2010/2011 dapat diterima seluruh santri. Semoga Ikatan Pelajar Sumatera Thawalib Parabek semakin maju ke depan. Kita berharap, agar pelaksanaan demokrasi damai seperti yang telah dicontohkan santri Pesantren Sumatera Thawalib Parabek ini bisa kita wujudkan dalam setiap pemilihan apa pemimpin di negeri ini. (UJ)
Hari Sabtu, tanggal 18 September 2010 lalu merupakan momen yang sangat penting bagi Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi. Pada hari tersebut dilaksanakan resepsi acara Milad 1 Abad. Hal ini menunjukan bahwa Madrasah yang didirikan oleh al-Marhum Syekh Ibrahim Musa ini telah mencapai usia 100 tahun.
Acara yang dihadiri oleh Bapak Irwan Prayitno (Gubernur Sumatera Barat), Staf ahli dan Staf Khusus Menteri Agama (sebagai yang mewakili Menteri Agama RI), Pjs. Bupati Agam, Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi, Bapak Taufik Ismail (Budayawan), dan masih banyak lagi tamu yang lain dan tidak mungkin penulis sebutkan satu persatu. Demikian juga dengan para alumni yang dating lebih dari seribu orang. Sehingga, kursi yang disediakan panitia tidak mampu menampung jumlah tersebut semua.
Sebelum dilaksanakannya acara resepsi Milad 1 Abad ini, telah dilaksanakan beberapa rangkaian acara dalam rangka peringatan 1 Abad. Antara lain : 1. Pekan Olah Raga (POS) Pelajar se-Sumatera tanggal 1-7 Agustus 2010, yang diikuti banyak peserta dari berbagai daerah mulai tingkat TK, SD, SLTP dan SLTA, 2. Seminar Nasional Pendidikan Islam Progresif tanggal 7 Agustus 2010, dengan nara sumber Bapak Prof. Dr. Azyumardi Azra, M.A. (Direktur Pascasarjana UIN Jakarta, Bapak Prof. Dr. Imam Suprayogo (Rektor UIN Malang), Prof. Dr. Taufik Abdullah (Sejarawan) dan Buya Deswandi (Pimpinan Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek), 3. Seminar Internasional Pesantren : Kekuatan Ekonomi Bangsa tanggal 16 September 2010, dengan Nara sumber Bapak Prof. Dr. Amiur Nuruddin, M.A (Dewan Pakar PP Masyarakat Ekonomi Syari’ah), Bapak Dr. Romeo Rissal Panji Alam (Pimpinan Bank Indonesia Padang) dan Bapak Rifa’i Batu Bara (Mufti Malaysia), 4. Musyawarah Besar Alumni tanggal 17 September 2010 dan 5. Acara resepsi Milad 1 Abad tanggal 18 September 2010.
Dengan berakhirnya rangkaian acara tersebut, terdapat suatu PR besar bagi kita, terutama yang terkait erat dengan pengelola dan tenaga pengajar di Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi ini bahwa kita sekarang telah memasuki abad ke-2. Jika pada abad pertama Parabek telah mampu melahirkan tokoh seperti Buya Hamka, Adam Malik, dan sederet nama yang pernah mengukir sejarah di negeri ini, lalu bagaimana dengan abad ke-2 ini?
Jika pada abad pertama belajar masih menggunakan gedung seadanya, dan sekarang dengan gedung berlantai tiga, dulunya belajar dengan media seadanya dan sekarang sudah dilengkapi dengan perpustakaan yang sangat lengkap, ada juga pustaka digital, computer, internet yang dilengkapi jaringan HOTSPOT, tentu kita mesti meraih hasil yang lebih baiki lagi ke depan.
Melihat gambaran hasil sekarang, kita masih optimis harapan itu bias dicapai. Lihat saja dari lulusannya hampir tiap tahun sekarang ini rata-rata ada 3 orang yang selalu berhasil memperoleh beasiswa full pendidikan S 1 di beberapa perguruan tinggi favorit di negeri ini seperti UIN Yogyakarta dan Jakarta, bahkan ada yang menerima beasiswa di Fakultas kedokteran. Ada alumni yang berhasil melanjutkan perkuliah ke UGM, UI dan sebagainya. Dan yang jelas, tiap tahun selalu terdapat lulusan yang melanjutkan pendidikannya ke Universitas Al-Azhar Mesir. Semoga kesuksesan demi kesuksesan terus kita raih demi kejayaan Umat di masa mendatang. Amin....
Pada tanggal 24 Mei 2009 lalu, di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek terlihat kemeriahan yang sangat mengharukan. Sebab, pada hari itu sedang diadakan acara Perpisahan santri kelas VI (kelas III Aliyah). Acara ini terlihat sangat meriah, karena dihadiri oleh beberapa orang tamu istimewa seperti Pak Darwas (Kakanwil Depag Sumatera Barat), Bapak Yetrizal Khatib (Kakandepag Agam), para wali santri kelas VI, pemuka masyarakat dan sebagainya. Tahun ini, Madrasah Sumatera Thawalib Parabek melepas 31 orang santri
Bagi santri yang dilepas, peristiwa ini merupakan momentum sangat berharga. Karena, setelah tamat berarti mereka akan memasuki dunia baru, yakni dunia kampus. Statusnya yang semula sebagai santri (pelajar) akan berubah menjadi mahasiswa. Sehingga, tentunya kedewasaan merekapun akan jauh meningkat.
Berdasarkan informasi dari para santri yang tamat, ternyata sebagian alumni tahun ini ada yang akan melanjutkan perkuliahan ke Universitas Al-Azhar Mesir, UIN Jakarta, IAIN Imam Bonjol Padang, STAIN Bukittinggi dan berbagai perguruan tinggi lainnya. Bahkan beberapa santri saat ini sedang mengikuti bimbel untuk mengikuti SPMB untuk bisa diterima di beberapa perguruan tinggi favorit lainnya.
Berita yang sangat menggembirakan lagi adalah ternyata 3 orang santri tahun ini lulus ujian tes Beasiswa Penuh pendidikan S.1 dari DepagRI. Mereka adalah Faizah, Nikmah Rasyid Ridha, dan Imroati Karmillah. Ketiganya mendapatkan beasiswa penuh untuk melanjutkan studinya di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Enak ya, kuliah dibiayai pemerintah…………..! Buat yang lainnya yang ingin sukses seperti mereka, silahkan rajin belajar dari sekarang.
Semoga, santri yang lulus tahun ini mendapat kesuksesan yang lebih baik lagi di tempat perkuliahannya. Sedang bagi santri yang ditinggalkan semoga acara ini memotivasi semua untuk bisa lebih giat lagi belajar sehingga bisa mendapat beasiswa sepertia ketiga alumni tersebut. Amin.
"Menjadi Pusat Pendidikan Islam Unggulan Yang Membangun Generasi Khairu Ummah"
Misi Madrasah
Menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas
Menciptakan kaderulama, umara’,aghniya’ intelektual
Melaksanakan dan Mengemban da’wah Islam
Menjunjung tinggi nilai-nilai moral, spritual,menuju kesejahteraan dan keselamatan dunia serta akhirat.
SEKILAS PANDANG MST PARABEK
Madrasah Sumatera Thawalib dengan sistem Madrasah dalam pesantren mengejar keseimbangan antara aspek pengajaran yang menekankan pada proses transformasi ilmu pengetahuan dan aspek pendidikan yang menekankan pada pembentukan kader ulama. Kombinasi yang harmonis antara madrasah dan pesantren membawa harapan besar untuk melahirkan ulama dan cendikiawan muslim di masa mendatang.
Madrasah Sumatera Thawalib ke depan akan tetap pada komitmen awal, yaitu mencetak kader-kader ulama yang mantap dalam ibadah, intelektual dalam berfikir dan terampil dalam masyarakat.
YAYASAN
Ketua: Ir. H. Novizar Zen
Sekretaris: Drs. Muslih Sayan
Bendahara: H. Erwan M. Nur
Bid. Pembangunan : Dasril St. Mangkudun
Bid. Pendidikan: Ir. Susi Zahrawati Moeis, MT
PENGURUS
Syekh Madrasah :
Syekh Imam Suar
Syekh H. Abdul Gafar
Syekh Hamdi Sulaiman (Syekh Al-Azhar Mesir)
Pimpinan pondok
Syekh H. khatib Muzakir
Buya Deswandi
Pengurus Madrasah
Ust. Drs. Zulfahmi (Kepala Aliyah)
Ust. Nurdin, S.Ag (Kepala Tsanawiyah)
Ust Masrur Syahar, BA. (Kepala Bid Umum)
Ustzh. Elfera (Bendahara)
Ust. Mukhlis, S.Sos.I (Wk. bid TU Aliyah)
Ustzh. Teti Safitri, S.Pd (Wk. bid. TU Tsanawiyah)
H.M Daud Rasyidi Dt. Palimo Kayo (Mantan Dubes RI di Iraq)
Prof. Dr. Ibrahim Bukhari
KH. Ghafar Ismail
Prof. Dr. Amiur Nuruddin, M.A
Dll
TARGET TERHADAP SISWA
Menguasai ilmu alat, Nahwu, sharaf, mantiq, dan Balaghah.
Memiliki aqidah yang benar dan kuat
Istiqamah dalam nilai-nilai Islam
Mendalami agama dari pengetahuan sampai amaliyah
Berakhlaq yang Islami
Terampil dan punya sikap mandiri
Mampu mengajarkan agama Islam dengan dasar-dasar yang sudah dimiliki
Berbahasa Arab dan Inggris aktif
PRESTASI
Setiap tahun siswa diterima di Al-AzharUniversity
2 orang siswa dan 1 guru mengikuti pelatihan di Amerika Serikat dalam program IYLP
1 orang guru mengikuti pelatihan Intensive and Training on Sustainable Farming Techniques and Management se-Asean di Bandung
Pertukaran 7 pelajar dengan Ma’had Al-Ummah Perak dan Darul Hikmah CollegeMalaysia
Juara kitab kuning antar pesantren se-Sumatera Barat
Juara Kaligrafi dalam PORSENI antar pesantren se-Sumatera Barat
Juara Pidato Bahasa Arab dalam PORSENI antara pesantren se-Sumatera Barat
Juara Pidato Bahasa Indonesia dalam PORSENI antara pesantren se-Sumatera Barat
Finalis Lomba kitab kuning tingkat nasional di Bandung
Mengadakan Pelatihan Metode Cepat Belajar Nahwu Sharaf se-Sumatera Barat, Riau dan Palembang
Pelatihan santri sahabat Polisi untuk siswa kelas I
Lulus 100 % Ujian Nasional
Madrasah berprestasi dalam pelaksanaan SBM tingkat nasional dengan predikat SANGAT BAIK
1 orang siswa diutus ke Amerika Serikat tahun 2006 dalam program Linex
2 orang juara MQK tk. Nasional tahun 2008 Banjarmasin
Penghargaan Kanwil Diknas sumbar terhadap 6 orang nilai tertinggi UN 2007/2008
5 orang siswa mendapat beasiswa S 1 DEPAG RI
KURIKULUM BELAJAR
Kurikulum terbaru disusun dengan menekankan kemampuan berbahasa asing, Arab dan Inggris sejak awal. Bahasa Arab dipadatkan pada kelas I sebanyak 12 jam. Hal ini dimaksudkan siswa di kelas I telah menguasai Bahasa Arab karena di kelas II semua pelajaran berbasis keagamaan disampaikan dengan pengantar Bahasa Arab. Dan di kelas II ilmu alat (nahwu, sharaf) diperbanyak menjadi 10 jam pelajaran.
Kemampuan Bahasa Inggris ditekankan pada kelas II dengan jam pelajaran sebanyak 10 jam. Hal ini dimaksudkan siswa di kelas II telah menguasai Bahasa Inggris karena di kelas III semua pelajaran berbasis umum disampaikan dengan pengantar bahasa Inggris.
BAHASA
Pembinaan bahasa Arab dan Inggris dilakukan dengan :
Daily Arabic and English. Bahasa Harian yang diterapkan di madrasah dan asrama adalah Bahasa Arab dan Inggris.
Intensif Kebahasaan. Intensif kebahasaan kursus-kursus tambahan. Pertama, Arabiah Mukatsafah. Kedua, Kursus Bahasa Inggris dilaksanakan dalam format ; Pertama, Intensive English Training (IET). Kedua, English conversation club (ECC). ECC berorientasi pada kemampuan percakapan.
TAKHASUS
Takhasus adalah kegiatan belajar tambahan (di luar jam belajar) untuk memperdalam penguasaan mata pelajaran pokok (penting). Pelajaran yang ditakhasuskan adalah Ushul Fiqh, Nahwu Sharaf, Tafsir dan Ilmu Tafsir, Hadis dan Ilmu Hadis.
KEGIATAN SISWA
Siswa merupakan komponen madrasah yang memegang peran menentukan dalam proses pendidikan. Siswa adalah produk pendidikan, jadi kualitas sebuah madrasah dapat dilihat dari sejauhmana kualitas siswanya.
Kegiatan Madrasah :
Shalat Zhuhur, shalat Dhuha
Kultum dan Mudzakarah
Pelatihan dan Keterampilan. Antara lain; pelatihan dasar elektronika, kerajinan tangan yang meliputi jurnalistik, kaligrafi, ukir, bordir, jahit-menjahit, masak-memasak (boga), pembuatan tas, sol (menjahit sepatu) dan lain-lain.
Pelatihan Komputer. Kursus komputer dilaksanakan oleh sekolah secara gratis untuk semua dengan jadwal dan durasi yang ditentukan sedemikian hingga semua siswa dapat menyelesaikan materi sesuai jadwal
Pelatihan Imam dan Khatib.
Studium General. Dilaksanakan 2 kali setiap semester dengan mendatangkan para pakar dari perguruan tinggi dan native speaker Arabiah maupun inggris.
Untuk memenuhi kebutuhan belajar, harian, komunikasi serta kesehatan siswa, madrasah telah melengkapinya dengan koperasi siswa, wartel serta klinik kesehatan yang didukung oleh seorang perawat dan mobil ambulance.
BEASISWA
Madrasah menyediakan beasiswa antara lain :
Beasiswa siswa berprestasi
Beasiswa Penghafal Al-Qur’an
Dan beasiswa lainnya
JURUSAN ALIYAH
Kegamaan (Bagi siswa yang mendalami agama dan ingin melanjutkan pendidikan di Timur Tengah)
IPA (Bagi siswa yang ingin menjadi intelektual muslim, menguasai teknologi tanpa meninggalkan pengetahuan agama).
INFORMASI PENERIMAAN SANTRI BARU Syarat-syarat Pendaftaran :
Foto copy ijazah/rapor semester I kelas akhir SD/MI/SMP/MTs
Uang Pendaftaran Rp. 100.000,-
Pas Foto 3X4 sebanyak 2 buah
Mengisi formulir pendaftaran
Syarat-syarat pendaftaran ulang :
Membayar uang pangkal
Melunasi SPP santri baru
Jadwal Pendaftaran :
Pendaftaran mulai Mei-Juni 2010
Tes masuk tanggal 4 Juli 2010
Daftar ulang bagi yang lulus tanggal 5 s/d 7 Juli 2010
Para pembaca sekalian…….! Tanggal 19 April ini saya akan absen dulu dari dunia blogging. Karena saya akan mendampingi santriwan/wati kelas V (Tingkat II Aliyah) Madrasah Sumatera Thawalib Parabek dalam acara Khidmatul Ummah (Pengabdian Masyarakat selama sepuluh hari di Nagari Nan Tujuah Kecamatan Palupuah Kabupaten Agam Sumatera Barat. Malam ini (16 April) saya baru ingat, bahwa selepas PEMILU kemaren belum sempat membuat komentar apapun. Terlebih lagi di tengah hangatnya perbincangan tentang CAPRES dan CAWAPRES. Sebab sebagai anak bangsa……..heh heh……heh.…saya juga khawatir kalau tokoh-tokoh kita, para politisi Islam khususnya keliru dalam menentukan langkah.
Para Pembaca yang budiman…………!
PEMILU Legislatif usai sudah dengan kemenangan sebagaimana yang diprediksikan hasil Quick Count diraih oleh Partai Demokrat, GOLKAR, PDI-P, PKS, PAN, dsb. Meskipun muncul berbagai manuver dari pihak-pihak yang merasa dirugikan akibat terjadinya beberapa kekurangan dalam pesta demokrasi tanggal 9 April lalu. Namun, satu hal yang harus diakui adalah ternyata Pak SBY yang dulu juga telah memenangkan Pilpres secara langsung pertama di negeri ini masih dianggap figur yang paling disukai rakyat.
Hal ini dibuktikan dari peningkatan yang sangat besar yang telah diperoleh Partai Demokrat dalam PEMILU ini. Tentunya, saya yakin kemenangan yang sangat besar ini tidak semata karena para calegnya. Tapi justeru lebih disebabkan karena masih besarnya kepercayaan rakyat Indonesia terhadap kepemimpinan Pak SBY. Walaupun secara jujur diakui masih banyak berbagai kekurangan yang terjadi selama kepemimpinan beliau.
Menarik sekali menyimak wawancara Pak Amien Rais (Bapak bangsa dan tokoh reformasi yang telah menjadi King Maker bangsa ini sejak era reformasi) dalam sebuah acara di Metro TV minggu ini. Menurutnya, meskipun secara umum capres-capres sekarang masih banyak yang memiliki kekurangan, namun dalam fiqh islam dianjurkan untuk memilih yang paling sedikit mudharatnya.
Statement tersebut sangat logis sekali, mengingat saat ini memang berbagai tokoh politisi sedang hangat-hangatnya memperbincangkan Capres dan cawapres yang akan bertanding bulan Juni yang akan datang. Sehingga, berbagai kalangan sudah sibuk mengadakan berbagai pertemuan guna menjalin kekuatan dan dukungan.
Namun demikian, kita juga agak kecewa melihat sebagian politisi justeru menggunakan momen ini untuk sekedar memikirkan kursi menteri dalam kabinet sehingga belum menampakkan kemandiriannya dalam menentukan sikap. Hal yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah munculnya beberapa manuver yang menolak hasil PEMILU. Sungguh sangat memprihatinkan sekali bukan……?
Padahal PEMILU kemaren sudah menghabiskan biaya yang sangat besar. Apakah dengan diulangnya PEMILU akan bisa menyelamatkan dari berbagai kekurangan tersebut? Menurut saya, selagi akar masalahnya masih menyangkut Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan bukan terlalu berhubungan dengan penggelambungan suara, maka semestinya kita bisa memahaminya dengan catatan, dalam Pemilihan Presiden nanti hal itu tidak terulang lagi.
Terakhir, buat saudara-saudaraku para politisi Islam, terutama lagi mereka yang berasal dari Partai Islam maupun yang berbasis massa Islam, marilah kita berfikir tentang siapa yang paling layak untuk memimpin bangsa ini ke depan. Berdasarkan realitas hasil PEMILU, menurut saya peluang terbesar itu masih dimiliki Pak SBY. Oleh sebab itu, tugas selanjutnya ialah siapa yang akan mendampinginya. Apakah masih melanjutkan duet dengan Pak JK sekarang atau perlu ada alternatif lain dengan memasangkan Pak SBY dengan Pak Hidayat Nur Wahid misalnya.
Mungkin demikian dulu komentar dan pesan saya buat bapak-bapak kita di sana. Karena Ahad besok saya harus segera berangkat ke lokasi Khidmatul Ummah. Jadi saya juga mohon doa dari para blogger dan penjelajah dunia maya semua. Wassalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu…! Allahu Akbar.